Rabu, 18 Maret 2015

Mengalami Mimpi Basah Malam Pertama

Mimpi basah bagi sebagian orang adalah pengalaman yang tak terlupakan, seperti terjebak diantara binggung, takut, dan harus melakukan apa?. Hal demikian tentu gejala wajar karena pengalaman baru akan selalu demikian direspons oleh masing-masing orang. Mimpi basah adalah pertanda seseorang tengah memasuki pintu gerbang menuju remaja dengan fase yang biasa dikenal dengan aqil baligh. Secara biologis pasca mimpi basah ini seorang pria sudah semakin potensial untuk membuahi apabila spermanya bertemu dengan sel telur.



Mimpi basah


Jangan panik Kalau mimpi basah


Jangan panik mengalami mimpi basah pada saat pertama kali. Hah ngompol! Masa sudah gede masih ngompol? Nah loh. Tapi kok gak berbau pesing. Tidak usah langsung berstatement bahwa itu air kencing. Mungkin ini semacam efek dari mimpi semalam. Hal seperti ini memang sering di alami oleh pria yang sudah memasuki masa puber. Usia 10-12 tahun tidak jarang anak laki-laki di usia ini mengalami peristiwa seperti ini tidak sering juga mereka yang panik, bingung dan malu karena mereka berpikir kejadian ini seperti ngompol yang di alami pada saat tidur. Akibatnya anak laki – laki yang mengalami ini hanya diam dan tidak menceritakan pada orangtuanya. Sebenarnya hal seperti ini hal yang wajar untuk di bicarakan. Tapi masih banyak yang merasa hal ini sebagai hal yang tabu. Setiap laki – laki pasti mengalami kejadian seperti ini tetapi yang membedakan adalah fase usia. Ketika laki – laki sudah mengalami hal seperti ini maka laki – laki tersebut sudah beranjak dewasa.


Peristiwa ini terjadi di saat menikmati bunga tidur. Meski pembahasan ini terdengar menarik, pada kenyataannya tidak semua laki – laki menikmati peristiwa ini, di tambah setelah bangun tidur mendapati tempat tidurnya penuh dengan bercak putih kekuningan. Tindakan yang paling tepat ketika para remaja mengalami peristiwa seperti ini tanyakan saja langsung pada guru atau orang tua. Kebingungan yang di alami remaja bukanlah tanpa sebab hal ini wajar karena hampir semua orangtua tidak pernah memberitahukan kejadian yang akan di alami oleh si anak pada saat memasuki pubertas. Selama di usia memasuki masa remaja anak laki – laki sudah mulai menghasilkan sperma dan tentunya sewaktu-waktu akan mengalami kejadian tersebut. Pada saat mendapati tempat tidurnya yang basah, biasanya anak lelaki akan terbangun di pagi hari atau malam buta di karenakan mimpi basah atau ejakulasi.


Mimpi basah yang dalam bahsa medis di sebut emisi nokturnal, peristiwa yang biasanya di alami oleh pria. Faktor lain yang membuat anak laki – laki bingung pada saat mengalami peristiwa ini pertama kali perasaan senang dan panik menjadi satu. Hal ini terjadi pada saat seseorang tidur yang nyenyak dan dalam atau REM (Rapid Eye Movement). Tidur seperti ini membuat otot – otot menjadi lebih rilex. Karena tidur rilex inilah yang menyebabkan rangsangan pada kelamin dan terjadi ejakulasi saat tidur dan kemudian di kenal dengan istilah mimpi basah. Setelah peristiwa ini anak remaja akan senang melakukan masturbasi untuk merangsang gairah – gairah seksual kembali oleh sebab itu anak akan lebih senang berlama – lama di dalam kamar mandi. Untuk para orangtua di harapkan jangan panik setelah mengetahui anak remajanya sudah mengalami pubertas dengan gejala – gejala ejakulasi, dan masturbasi. Menurut para ahli ini hal yang wajar di lakukan oleh pria karena untuk mengekspresikan rangsangan dan sumber seksualitas.



Usia Puber Akan mengalami mimpi basah


Dalam masa – masa puber pada anak remaja yang di tandai dengan mengalami mimpi basah. Mereka kadang bingung dan tidak tahu harus bercerita dengan siapa. Di zaman yang modern ini sudah banyak buku – buku yang membahas tentang peristiwa seperti ini. Sehingga anak laki – laki tidak perlu panik pada saat mengetahui dirinya telah memasuki masa pubertas. Mencari informasi itu adalah tindakan yang sangat tepat ketika anda (para remaja) mulai bingung dan merasa panik. Bicarakan isu – isu tentang pubertas mengenai hal yang masih tabu untuk di perbincangkan. Keterbukaan orang tua dan anak menjadi faktor pendukung anak laki – laki mengetahui informasi seputar masa remaja. Kepanikan ini di sebabkan karena ketidaktahuan terhadap masalah seperti ini sebelumnya. Setelah anak mengetahui semua informasi tentang apa itu pubertas, ejakulasi, masturbasi dan familiar dengan kata mimpi basah, anak laki – laki tidak akan merasa panik serta khawatir saat mengalami peristiwa seperti mimpi basah pada tidurnya.


Mimpi basah pada akhirnya bisa menjadi cerita yang menarik untuk bahan berbagi bersama rekan, tentu dengan segala kelucuan dan keunikannya. Mimpi basah bahkan bisa menjadi bahan gurauan antar teman. Ya sudah yang jelas kalau seorang remaja sudah mimpi basah berarti harus segera mempersiapkan diri menuju jenjang kedewasaan, jadi harus lebih matang daam bersikap, berfikir dan bertindak.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon