Senin, 13 April 2015

Kebiasaan yang Dapat menurunkan Gairah Bercinta

Dalam hal menjaga keutuhan rumah tangga, seks merupakan suatu hal yang wajib diperhatikan dimana ada juga hambatan seperti kebiasaan yang menurunkan gairah bercinta baik suami maupun istri. Tentu saja, gairah bercinta menjadi satu hal yang mendasar dalam hubungan seksual. Jika tidak ada gairah untuk bercinta, maka akan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan dimana salah satu pihak tidak merasa puas dalam hidup secara berpasangan. Ini sebaiknya sangat diperhatikan dimana hubungan rumah tangga dapat hancur hanya karena hal yang seharusnya bisa mempererat hubungan suami istri ke kondisi rumah tangga yang lebih harmonis. Oleh sebab itu, kita harus mengetahui apa saja penyebab yang dapat menurunkan gairah bercinta seseorang.


 Kebiasaan yang dapat menurunkan gairah bercinta



Minum Obat tertentu Bisa Turunkan Libido


Penyebab yang menurunkan gairah bercinta seseorang pada dasarnya dapat bersumber dari keadaan tubuh dimana seseorang mempunyai bawaan sejak lahir yang mengakibatkan gairah seksualnya rendah. Namun, banyak juga orang – orang yang gairah seksnya berkurang akibat dari kebiasaan yang mereka lakukan. Kebiasaan yang dapat menurunkan gairah bercinta seseorang dapat diakibatkan dari kebiasaan mengkonsumsi obat anti depresi. Obat anti depresi ini biasanya dikonsumsi oleh orang – orang yang mempunyai kegiatan yang sangat sibuk dan menuntut agar waktu yang ada harus semaksimal mungkin digunakan untuk sesuatu seperti target pekerjaan yang menekan. Dengan rutinitas mengkonsumsi obat seperti ini, efek samping yang diberikan pada tubuh adalah libido yang menurun, disfungsi ereksi dan susah orgasme.



Ketergantungan mengkonsumsi obat anti depresi


Selain mengkonsumsi obat anti depresi, kurang tidur juga menjadi salah satu kebiasaan yang dapat menurunkan gairah bercinta seseorang. Tentu saja, banyak orang sudah mengetahui bahwa kekurangan waktu tidur akan mengganggu kestabilan kinerja tubuh beserta fungsi – fungsinya. Ternyata, kurang tidur juga menyebabkan seseorang akan kesulitan dalam mencapai klimaks saat bercinta. Adapula dimana libido seseorang akan berkurang dikarenakan oleh sistem metabolisme tubuh yang menurun akibat kurang tidur. Untuk mencegah terjadinya hal seperti ini, sangat disarankan agar kita dapat tidur sekitar 7 – 8 jam semalam agar libido kita tetap terjaga.



Kebiasaan Buruk Pada Wanita


Ada juga kebiasaan yang biasa terjadi pada wanita sehingga mempengaruhi gairah seksual pada dirinya. Hal ini sering terjadi dengan alasan kurang merasa cantik dimana si wanita tidak merasa cukup cantik di depan suaminya. Ini akan mempengaruhi gairah seks si wanita karena dia tidak bisa merasa mampu untuk memuaskan lawan mainnya dalam berhubungan seksual. Gairah seksual ini terpengaruh karena beban psikologi yang ada pada pikiran wanita. Untuk menghindari masalah ini, sebagai suami, hendaknya tetap menghargai sang istri dan jangan ragu untuk selalu memujinya demi meningkatkan kepercayaan diri si istri. Dengan mengetahui tentang kebiasaan yang dapat menurunkan gairah bercinta, semoga masalah yang bisa timbul karenanya dapat dihindari dalam hidup berumah tangga.



Solusi Agar gairah bercinta membara


Kebiasaan yang dapat menurunkan gairah bercinta yang tersaji diatas tentulah bukan harga mati dan tanpa solusi. Dari pihak suami atau istri bisa melakukan komunikasi yang lebih intensif, sehingga beberapa kebiasaan yang kurang baik bisa dikurangi bahkan dihilangkan sehingga tidak ada permasalahan lagi yang mengganggu gairan bercinta suami istri. Akar permasalahan depersi tentu harus ditemukan dan dipecahkan apabila berniat menghilangkan depresi, fungsi obat sifatnya hanya sementara dan mencegah lebih baik nilainya daripada mengobati.


Kebiasaan yang dapat menurunkan gairah bercinta akan semakin efektif dinetralisir manakala pasangan suami istri juga rajin memupuk cinta kasihnya sehingga semakin kuat rasa menyayangi. Kebugaran tubuh kedua belah pihak juga tidak bisa disepelekan dengan melakukan olahraga rutin bersama tentu akan membuat kualitas kesehatan tubuh meningkat. Secata teknis hubungan intim yang dilakukan juga memerlukan reflksi dari kedua belah pihak, baik menyangkut variasai gaya, pencapaian orgasme, ejakulasi dini, pemanasan, dll. Demikian paparan ini semoga manfaat.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon